Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

SMA International Islamic Boarding School Gali Ilmu Informasi Geospasial di BIG

Cibinong, Berita Geospasial BIG - Bertanyalah pada orang yang mempunyai pengetahuan jika kalian tidak mengetahuinya, atau bertanyalah pada ahlinya, itulah yang diajarkan agama pada kita. Sejalan dengan hal tersebut sebanyak 90 siswa SMA International Islamic Boarding School (IIBS) Cikarang Bekasi pada Kamis, 2 Februari 2017 mengunjungi atau menggali ilmu informasi geospasial di Badan Informasi Geospasial.

Pada kunjungan tersebut, para siswa IIBS diterima di Aula Utama BIG Cibinong oleh Akbar Hiznu Mawanda sebagai perwakilan dari BIG. Seperti biasanya Akbar menyambut dengan ceria dan memberikan gambaran umum tentang BIG dan informasi geospasial.  Selanjutnya sambutan dari perwakilan pembimbing siswa IIBS yang menyampaikan maksud kunjungan ke BIG. Perwakilan IIBS menyampaikan salam dari Pimpinan Sekolah kepada Pimpinan BIG, terima kasih diucapkan telah diterima berkunjung ke BIG untuk belajar tentang peta atau informasi geospasial. Ditambahkan, kunjungan ini dapat dimanfaatkan siswa IIBS untuk menambah wawasan keilmuan utamanya tentang Geografi, Peta atau Informasi Geospasial (IG).

Untuk memerikan bekal lebih detil mengenai informasi geospasial, para siswa diberikan paparan teknis dari beberapa pusat teknis di BIG.  Pertama oleh Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim yang menjelaskan proses pemetaan rupabumi. Peta Rupabumi adalah peta rupa dari bumi yang menampilkan sebagaian unsur-unsur alam dan buatan manusia. Unsur-unsur kenampakan rupabumi dapat dikelompokkan kedalam 7 tema (layer), yatu : Layer Tutupan Lahan (hutan, sawah, permukiman dan lain-lain, Layer Hidrografi/Perairan (sungai, danau, garis pantai), Layer Hipsografi (data ketinggian seperti titik tinggi dan kontur), Tema Bangunan (gedung, rumah, kantor dan budaya lainnya), Tema Transportasi dan Utilitas (jaringan jalan, kereta api, kabel transmisi, jembatan), Tema Batas Administrasi (batas provinsi, kabupaten, kecamatan, desa) dan Tema Toponim (nama pulau, selat, gunung dan lain-lain. Peta Rupabumi merupakan salah satu Informasi Geospasial Dasar yang harus diacu para pengguna IG. Pemetaan Rupabumi yang dilakukan BIG melalui berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari akuisisi data yang menggunakan foto udara, satelit dan lain-lain, kompilasi data, survei lapangan dan proses kartografi serta penyimpanan data.

Paparan kedua adalah dari dari Pusat Pemetaan Tata Ruang dan Atlas, Randy yang menjelaskan tentang mengenal kekayaan Indonesia melalui atlas. Sudah banyak produk atlas yang dihasilkan BIG diantaranya Atlas Nasional Indonesia (ANI), Atlas Provinsi dan atlas lainnya. Tidak hanya itu BIG juga membuat Atlas untuk orang yang berkebutuhan khusus (Tuna Netra) yaitu Atlas Taktual. Materi ketiga adalah tentang Demo Ina-Geoportal, yaitu portal berbagi pakai informasi geospasial yang dapat digunakan untuk para siswa untuk belajar membuat peta dari yang sederhana sampai yang tingkat lanjut.  Dengan memanfaatkan peta dari ina-geopartal dapat mengeksplor berbagai infomasi berbagai tema peta dari berbagai instansi, antara lain jika perlu tema hutan, maka bisa membuka informasi dari KLHK dan jika ingin membuka informasi rumah sakit maka dapat membuka dari Kemenkes dan seteruanya.

Setelah diberikan informasi secara detil mengenai informasi geospasial, maka selanjutnya para siswa IIBS dibawa ke Sentra Peta BIG.  Pada Sentra Peta, siswa diberikan gambaran secara nyata berbagai bentuk peta yang telah dihasilkan oleh BIG selama ini, ada peta rubabumi yang telah dipresentasikan, peta lingkungan pantai, peta lingkungan laut dan berbagai atlas dalam bentuk nyata.  Para siswa kelihatan sumringah dengan adanya kunjungan ini dan tentunya BIG juga berterimakasih telah diberikan kesempatan diseminasi informasi geospasial sejak dini kepada para siswa. Dengan kunjungan ini, semoga dapat memberikan pencerahan informasi geospasial bagi para siswa IIBS dan dapat menularkan ilmunya kepada teman-temannya yang belum dating ke BIG.  (YI/TR)