Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Soft Launching Aplikasi Pemetaan Partisipatif

RILIS PERS

Soft Launching Aplikasi Pemetaan Partisipatif

Senin, 25 Agustus 2014

(download pdf)

 

Pengelolaan sumber daya alam yang efektif dan kokoh perlu informasi geospasial yang akurat, terintegrasi dan dapat diandalkan. Saat ini, kementerian dan lembaga pemerintah membuat peta tematik mereka sendiri dengan spesifikasi berbeda untuk kebutuhan mereka sendiri. Duplikasi dan inkonsistensi menghasilkan informasi yang salah yang seringkali menjadi penyebab konflik tenurial.

Badan Informasi Geospasial (BIG) mengkampanyekan Gerakan One Map bekerjasama dengan UKP4, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk mempercepat proses pengukuhan hutan. Pembangunan akan jauh lebih efektif dan efisien bila perencanaan dan pelaksanaan merujuk pada informasi geopasial standar dan relevan.

Inisiatif Pemetaan Partisipatif bertujuan untuk membangun peta otoritatif untuk klaim tanah di lahan hutan melalui analisis geospasial berinovasi, penilaian hukum lokal, serta komunikasi & outreach. Pendekatan Pemetaan Partisipatif pada awalnya merupakan salah satu metode untuk melakukan pemetaan rawan bencana, dimana dalam metode ini dilakukan pemetaan daerah yang pernah mengalami atau tertimpa kejadian bencana dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Dalam hal ini masyarakat dianggap mengetahui dengan baik kondisi wilayah dan lingkungan hidup mereka. Namun harus disadari juga bahwa tidak semua masyarakat memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam pemetaan, bahkan bisa dikatakan sebagian besar masyarakat Indonesia masih belum melek peta. Oleh karena itu diperlukan pendampingan yang intensif agar akurasi hasil pemetaan dapat dijaga tetap tinggi.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, Pemerintah Indonesia dalam hal ini BIG harus menetapkan pedoman yang jelas untuk pengembangan dan integrasi produk pemetaan partisipatif. BIG bertanggung jawab untuk menciptakan protokol dan prosedur untuk pemetaan partisipatif, untuk memastikan kompatibilitas dengan Gerakan One Map.

Peran BIG dalam kegiatan ini sangat penting dalam:

• Melakukan pendampingan sebagai quality control maupun sebagai quality assurance untuk menjaga kualitas hasil pemetaan partisipatif.
• Melakukan edukasi atau pembinaan kepada masyarakat dalam hal pemetaan agar masyarakat dapat memahami peta yang mereka buat, dapat membacanya dan dapat melakukan pemutakhiran di masa yang akan datang.
• Melakukan fasilitasi agar produk-produk pemetaan masyarakat dapat ditampilkan di web sehingga dapat dibaca dan dipahami oleh masyarakat luas.

Prosedur itu dibuat oleh BIG diantaranya SOP Pemutakhiran Detil RBI Citra, SOP Data Toponim, SOP Pemutakhiran Detil Rupabumi Unsur Lainnya, SOP Pembuatan Peta Dasar Untuk Area yang Belum ada RBI.

Aplikasi Pemetaan Partisipatif merupakan aplikasi yang dikelola oleh Badan Informasi Geospasial berisi layanan untuk  membuat dan berbagi-pakai data dan informasi geospasial dengan melibatkan masyarakat/publik dalam penambahan data terkini maupun editing data dan informasi geospasial dengan menggunakan referensi geospasial resmi yang akurat.

Munculnya Aplikasi Pemetaan Partisipatif ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pemutakhiran informasi geospasial, khususnya Informasi Geospasial Dasar (IGD) dengan cara melibatkan publik dalam proses pengumpulan data dan analisis terkait problem dan isu di sekitar mereka melalui identifikasi dan penggambaran fitur geospasial dengan menggunakan piranti dan teknologi pemetaan. Pemetaan partisipatif merupakan bentuk terobosan penyelenggaraan IG, sepanjang sejalan dengan kebijakan nasional yang telah ditetapkan. Untuk itu, kegiatan pemetaan partisipatif harus mengacu pada IGD BIG yang telah ada.

Selain itu, dengan berlakunya Undang-Undang No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang menjamin hak setiap orang untuk memperoleh informasi dari lembaga/badan publik. Aplikasi Pemetaan Partisipatif yang diluncurkan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) merupakan komitmen BIG dalam menyediakan Informasi Publik, berupa Informasi Geospasial. Hal ini sangat relevan untuk meningkatkan kualitas pelibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan publik, dimana partisipasi atau pelibatan masyarakat tidak banyak berarti tanpa jaminan keterbukaan informasi publik.

Aplikasi pemetaan partisipatif (Partisipatory Mapping/PMAP) dapat diakses melalui : http://petakita.ina-sdi.or.id/pempar, yang dibangun menggunakan framework PHP CodeIgniter dan ArcGIS API Javascript. Beberapa fungsi yang ada pada aplikasi ini adalah fungsi drawing, editing, export dan import. Keseluruhan fungsi tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat apabila sudah melakukan registrasi terlebih dahulu. Penambahan unsur geografis (berupa titik, garis, poligon) di atas peta dilakukan dengan menggunakan fungsi drawing, dan hanya dapat dilakukan jika peta dasar yang ditampilkan telah mencapai skala yang cukup besar (skala 1:25.000). Fungsi editing digunakan untuk memperbaiki data yang sebelumnya sudah ditambahkan. Jika pengguna ingin mengunduh data yang telah ditambahkan untuk kemudian dikerjakan secara offline, dapat memanfaatkan fungsi export. Kemudian setelah melakukan penambahan secara offline menggunakan perangkat lunak GIS apa pun, pengguna dapat mengunggahnya kembali menggunakan fungsi import.

Pemerintah telah memimpin dan memulai Gerakan One Map dan Aplikasi PMAP sebagai titik interface/antarmuka publik paling penting. BIG telah menciptakan protokol, prosedur dan aplikasi PMAP untuk pemetaan partisipatif, untuk memastikan kompatibilitasnya dengan Gerakan One Map. BIG menyambut baik dan mendorong partisipasi masyarakat untuk secara independen memetakan lingkungan mereka, yang akan memperkaya baik kebutuhan masyarakat sendiri untuk hasil yang dipetakan tetapi juga elemen akan digunakan dan dimasukkan ke dalam dataset resmi Pemerintah.

 

Untuk informasi lebih lanjut<

Antonius B. Wijanarto

Kepala Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial BIG

HP: 081317528031; E-mail : antonius.bambang@big.go.id