Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Pra-Rakornas Informasi Geospasial 2016

SIARAN PERS

BIG Serahkan Peta Dasar Rupabumi Indonesia Dalam Rangka Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta Pada Pra Rakornas Informasi Geospasial

Jakarta, 14 April 2016

Informasi Geospasial (IG) dapat menjadi pendukung utama dalam perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan kegiatan yang terkait dengan pemanfaatan/pengelolaan ruang kebumian. Penggunaan IG dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan akan dapat mengurangi potensi konflik terkait pemanfaatan ruang atau penggunaan lahan yang selama ini seringkali terjadi. Dalam hal ini, pemerintah telah meluncurkan kebijakan untuk Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta (One Map Policy) yang dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta (KSP) pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1:50.000. Perpres yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 1 Februari 2016 ini menegaskan bahwa Percepatan Pelaksanaan KSP bertujuan untuk terpenuhinya satu peta yang mengacu pada satu referensi geospasial, satu standar, satu basis data, dan satu geoportal, guna percepatan pelaksanaan pembangunan nasional. Percepatan Pelaksanaan KSP pada tingkat ketelitian peta skala 1:50.000 sebagaimana dimaksud berfungsi sebagai: (a) acuan perbaikan data IGT masing-masing sektor; dan (b) acuan perencanaan pemanfaatan ruang skala luas yang terintegrasi dalam dokumen Rencana Tata Ruang.

Dalam rangka melaksanakan kebijakan sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 9 Tahun 2016 tersebut, maka Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai lembaga yang mempunyai kewenangan dalam penyelenggaraan Informasi Geospasial Dasar (IGD) menyerahkan peta Rupabumi skala 1: 50.000 kepada 19 Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk digunakan sebagai peta dasar dalam penyusunan Informasi Geospasial Tematik (IGT) pada masing-masing sektor. Penyerahan Peta Rupabumi ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan Pra Rapat Koordinasi Nasional, bidang Informasi Geospasial (Pra-Rakornas IG), yang bertempat di Hotel Bidakara, Jakarta pada 14 April 2016.

Rapat Koordinasi Nasional Informasi Geospasial (Rakornas IG) diselenggarakan oleh BIG setiap tahun untuk mencapai sinergi dalam pembangunan IG secara nasional. Tujuan diselenggarakannya kegiatan Rakornas IG Tahun 2016 ini adalah untuk mensinergikan penyelenggaraan informasi geospasial oleh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang terkait dengan percepatan pelaksanaan kebijakan satu peta pada skala 1:50.000 sesuai dengan Perpres Nomor 9 Tahun 2016. Penyelenggaraan Pra-Rakornas ini dilakukan dalam rangka mengidentifikasi IG dari seluruh seluruh K/L yang telah dan akan diselenggarakan oleh K/L sebagai walidata IGT, dalam rangka Kebijakan Satu Peta. Disamping itu juga untuk mendapatkan rumusan pengitegrasian IGT dari K/L sebagai walidata IGT dan rumusan hasil sinkronisasi dan penyelarasan antar-data IGT yang terintegrasi.

Tindak lanjut dari Pra Rakornas IG adalah mensinergikan penyelenggaraan IGT pada setiap K/L dan Pemda sebagai bahan Rakornas IG yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 April 2016 mendatang. Seluruh kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka implementasi Perpres Nomor 9 Tahun 2016 untuk mendukung Nawacita Pemerintah Indonesia.

Informasi lebih lanjut :
Deputi Bidang Informasi Geospasial Tematik BIG, Badan Informasi Geospasial (BIG)
Dr. Nurwadjedi, M.Sc (nurwadjedi@big.go.id)