Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Dengan Informasi Geospasial, Eme Neme Yauware Tanah Mimika

Timika, Berita Geospasial - Untuk kesekian kalinya, Badan Informasi Geospasial mengadakan diseminasi informasi geospasial di berbagai pelosok negeri, termasuk diantaranya adalah di Timika, Mimika, Papua.   Diseminasi informasi geospasial yang diselenggarakan di Hotel Grand Tembaga Timika pada Senin, 31 Juli 2017 bertujuan untuk memberikan penyebarluasan informasi kepada berbagai lapisan masyarakat khususnya di Mimika Papua tentang peran penting informasi geospasial untuk berbagai kegiatan masyarakat.  Acara yang dihadiri sekitar 130 peserta yang berasal dari kampung-kampung dan distrik-distrik yang berada di Mimika tersebut sangat menarik, peserta menunjukkan ketertarikannya untuk mengetahui apa itu informasi geospasial dan siapa itu BIG. 

Pada awal acara Sekretaris Utama BIG Titiek Suparwati menyampaikan bahwa BIG merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang dulunya bernama Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) berdasarkan UU No. 4 Tahun 2011.  “Mungkin diantara bapak ibu peserta sebelumnya pernah mendengar tentang Bakosurtanal. BIG adalah LPNK yang yang menyelenggarakan informasi geospasial (IG) atau membuat peta. Semoga melalui acara diseminasi ini, banyak pihak di Mimika khususnya para pengambil keputusan bisa memanfaatkan IG untuk berbagai proses pembangunan di Mimika”, pesan Titiek.

Sementara itu, mewakili Bupati Mimika, Asisten III Setda Mimika, Lopianus Fuakubun, dalam sambutannya menyebutkan bahwa sekarang ini jaman penggunaan teknologi, termasuk untuk pembangunan, IG atau peta merupakan salah satu diantaranya. Oleh kerena itu, masyarakat harus aktif juga untuk efektifitas program ini. IG harus diselenggarakan secara terintegrasi agar efektifitas pembangunan yang memperhatikan kondisi daerah dapat diwujudkan. Dengan IG, kita bisa mengetahui potensi apa saja yang dimiliki suatu wilayah dan lain sebagainya. “Dari Mimika juga sudah mengirim beberapa orang dan beberapa kali untuk mengikuti pelatihan IG yang diadakan oleh BIG di Cibinong. Terus juga, kami telah berkonsultasi tentang tata ruang kepada BIG. Kami menyambut baik diadakannya acara ini, namun kami tetap memerlukan pendampingan dari BIG”, ungkap Lopianus.

Lopianus sebagai tuan rumah kemudian membuka acara secara resmi dengan memukul alat musik tradisional Mimika, Tifa. Ada satu hal yang menarik yang diungkapkan oleh Lopianus, yakni bahwa di Mimika ada slogan, Eme Neme Yauware yang artinya bersatu, bersaudara dan membangun. Acara pembukaan diakhiri dengan pemberian souvenir berupa Peta Citra, Peta RBI Wilayah Timika, Peta NKRI dan sejumlah produk BIG oleh Titiek Suparwati kepada Anggota Komisi VII DPR RI Peggy Patrisia Pattipi serta kepada Lopianus Fuakubun.

Setelah rehat sejenak, acara dilanjutkan dengan presentasi tentang Profil dan Penggunaan IG di Mimika oleh Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Pemkab Mimika, Caspar Letsoin; presentasi tentang “Peta Dasar Rupabumi, IG untuk Pembangunan Mimika” oleh Kepala Bidang Pemetaan Dasar Skala Kecil dan Menengah BIG Agus Hikmat; presentasi tentang “Pemetaan Batas Wilayah Administrasi” oleh Kepala Pusat Pemetaan Batas Wilayah BIG, Tri Patmasari dan presentasi tentang “Pelayanan IG Mendukung Pembangunan Kabupaten Mimika” oleh Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama BIG, Wiwin Ambarwulan.

Acara yang dimoderatori oleh Kepala Biro PKH BIG, F. Wahyutomo ini ternyata menarik minat para peserta acara diseminasi IG di Timika ini. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan dan masukan yang diajukan dan ditujukan kepada pihak Pemkab Mimika dan BIG. Di akhir acara, Inspektur BIG, Sugeng Prijadi dalam acara penutupan menyampaikan bahwa acara diseminasi ini merupakan langkah awal yang dilakukan untuk mengenalkan kepada masyarakat Mimika akan pentingnya IG. Ke depan, perlu acara lanjutan pengenalan ke sekolah misalnya dan lain sebagainya. (ATM/TR)