Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG dan UPN Yogyakarta Pererat Kerja Sama Terkait Pelayanan Informasi Geospasial

Cibinong, Berita Geospasial BIG – Pada tanggal 27 Januari 2017 telah dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama (PPPKS) Badan Informasi Geospasial (BIG), Wiwin Ambarwulan dan pimpinan Sentra Peta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Universitas Veteran Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta, Suninto Prabowo, bertempat di UPT Perpustakaan UPN, Yogyakarta. Penandatangan PKS ini penting untuk memperkuat jaringan pelayanan produk Informasi Geospasial (IG).

BIG dan UPN Yogyakarta sepakat memperpanjang kerja sama terkait pelayanan produk IG. Hal tersebut diwujudkan dalam bentuk penandatangan PKS antara BIG dan UPN mengenai pengelolaan Sentra Peta oleh UPT Perpustakaan UPN. Dengan perpanjangan kerja sama ini, saat ini terdapat dua Sentra Peta di wilayah Yogyakarta, yaitu di UPN Yogyakarta dan di Pusat Pelayanan Informasi Kebumian (PPIK) Universitas Gadjah Mada (UGM). Keberadaan dua Sentra Peta di wilayah Yogyakarta ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam memperoleh produk IG khususnya bagi kalangan akademisi dan para pelaku pembangunan.

Suninto Prabowo, sebagai pimpinan Sentra Peta menyambut baik perpanjangan kerja sama yang telah lama terjalin selama 13 tahun ini. Dengan perubahan status UPN Yogyakarta menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), keberadaan Sentra Peta ini menjadi angin segar dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di bidang IG. Apalagi dengan adnaya rencana penambahan beberapa program studi baru di bidang kebumian, tentu akan membutuhkan produk IG untuk kegiatan akademis-nya. “Hal tersebut tentu akan meningkatkan peran Sentra Peta di UPN Yogyakarta dalam melayani permintaan produk IG khususnya di kalangan akademisi”, ungkap Suninto

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Kepala PPPKS BIG, Wiwin Ambarwulan, menyampaikan bahwa dengan diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 64 tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak di BIG, Sentra Peta menghadapi tantangan dimana pelayanan akan lebih cenderung pada penjualan produk IG cetak yang tentunya akan mempengaruhi keberlanjutan operasional Sentra Peta. Sentra Peta di UPN Yogyakarta perlu mengubah pola pelayanan tidak hanya produk IG cetak tetapi juga dalam bidang Jasa Geospasial.

Contohnya Produk IG seperti peta rupabumi pada skala tertentu telah ditetapkan dengan tarif Nol rupiah atau gratis, dan masyarakat dapat langsung mengunduh dari situs portal yang disediakan BIG. “Dengan melakukan hal tersebut, diharapkan dapat menjamin keberlanjutan operasional Sentra Peta ke depannya”, tambah Wiwin. Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan penggunaan masyarakat terhadap produk IG dengan adanya peraturan 0 rupiah. (SB/LR).