Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG-BPPT Tanda Tangani Nota Kesepahaman Bersama (NKB) Terkait Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi

Dalam rangka Pengkajian, Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi serta peningkatan kualitas profesi peneliti Informasi Geospasial (IG) dan pemanfaatan IG untuk mendukung kedaulatan dan kemandirian bangsa, Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (NKB). Penandatangan Nota Kesepahaman Bersama dilakukan oleh Kepala BIG, Hasanudin Z Abidin dan Kepala BPPT, Unggul Priyanto pada hari Selasa, 11 April 2017, bertempat di Kantor BIG, Cibinong. Hadir pula dalam kegiatan tersebut adalah para Pejabat dari BIG dan BPPT.

Pada sambutannya, Kepala BIG, Hasanudin Z. Abidin mengatakan bahwa walaupun penandatanganan NKB baru dilakukan sekarang, tetapi kerjasama antara BIG (sebelumnya bernama Bakosurtanal) dan BPPT dalam berbagai hal sudah dilakukan, apalagi dahulu BIG dan BPPT masih dalam satu koordinasi, yaitu Kementerian Ristek dan Teknologi.  Demikian pula Kepala BIG terdahulu (Asep Karsidi) juga dari BPPT, sehingga kerjasama atau persaudaraan BIG dan BPPT sudah sangat dekat.

Terkait dengan NKB yang ditanda-tangani, Hasanudin mengatakan, “Pekerjaan informasi geospasial sarat dengan perkembangan teknologi, oleh karena itu kerja sama ini sangat diperlukan, bagaimana pengkajian, pengembangan dan pemanfaatan teknologi dapat mendukung pembangunan di bidang informasi geospasial.  BPPT sebagai lembaga pemerintah yang mengkaji di bidang teknologi diharapkan ikut berkontribusi untuk penelitian dan pengembangan wahana IG, baik untuk pemetaan di darat, maupun peta laut, serta pengembangan basis data. Hampir semua unit teknis di BIG dapat melakukan kerja sama dengan BPPT, misalnya terkait akusisi data inderaja, kajian data CORS, kajian kewilayahan, basis data, dan lain sebagainya. Selanjutnya Hasanudin juga menambahkan bahwa saat ini kegiatan IG baik hulu maupun hilir tergantung pihak asing. Untuk itu BPPT diharapkan dapat berkontribusi terutama terkait dengan pengembangan teknologi terkait IG baik di hulu maupun di hilir.

Sementara itu Kepala BPPT, Unggul Priyanto, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa BPPT sudah sejak lama berkeinginan untuk bekerjasama dengan BIG, diantaran ke-7 Lembaga dibawah Koordinasi Ristek, BIG adalah lembaga yang paling cocok bekerjasama dengan BPPT. Kepala BPPT, Unggul Priyanto telah mengunjungi 5 Lembaga Koordinasi Ristek, kecuali BIG dan LAPAN, ini adalah kali pertama Unggul sebagai Kepala BPPT berkunjung ke BIG.

Terkait kerjasama dengan BIG, Unggul mendukung sektor kelautan BPPT agar melakukan revitalisasi kapal-kapal untuk survei laut. Sebagai negara maritim, data dan informasi kelautan masih kurang, hal ini merupakan tantangan, kedepan untuk melaksanakan pengukuran landas kontinen kapal-kapal tersebut dapat operasional digunakan”, tandas Unggul. Untuk pengembangan wahana teknologi udara, BPPT mengembangkan Remote Operational Vehicle. Untuk Lahan Gambut, BPPT juga sudah melakukan uji coba terkait lahan gambut dengan memonitor kandungan air pada lahan gambut. Pada akhir sambutannya Kepala BPPT, Unggul berharap agar kerjasama BIG dan BPPT dapat semakin erat ke depannya.

Pada kunjungan ke BIG kali ini, Kepala BPPT dan rombongan juga berkesempatan mengunjungi GSCC (Geospatial Support Command Center) BIG. Di GSCC Kepala BPPT melihat status terkini Kebijakan Satu Peta pada Ina-Geoportal (Portal berbagi pakai informasi geospasial). Selain GSCC Kepala BPPT dan rombongan juga mengunjungi Data Center BIG. Dari situ rombongan bisa mendapatkan pengetahuan lebih terutama terkait pemanfaatan dan teknologi IG. (YI/LR)